BIDADARIKU
Saat sarat hujan hampir beradu
Ada kilatan wajahmu menyilang lalu
Seakan menyimbah isyarat tentang erti rindu
Rindu akan wajahnya yang merasuk kalbu
Seorang wanita yang ku gelar ibu
Bagiku dia persis bidadari dunia
Dia adalah srikandi kurniaan Illahi
Dia idola ibu mithali yang sejati
Dia amat sukar untuk ku cari ganti
Lalu, ketika angin bertiup di ufuk senja
Daku kirimkan salam kasih buatnya
Semoga dirinya bahagia dan sejahtera
Untuk hari ini, esok dan selamanya...
Sungguh mulia jasanya tak terkira
Tidak mampu aku membalasnya
Walaupun ku berbakti sepanjang usia
Melainkan menjadi seorang hamba
Hamba yang taat padaNya
Membuat dia tersenyum bangga
Dan mampu memimpinnya hingga ke syurga